Radio Lesmana

E-mail Print PDF

Penonton Koes Plus Puas Bernostalgia

Dalam konser tunggal Koes Plus yang dihelat di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (27/9) malam banyak generasi tua yang memadati konser. Mereka tampak bernostalgia larut dalam lagu-lagu hits andalan Koes Bersaudara. Tak sedikit juga kawula muda yang hadir di perhelatan musik tersebut.

 

Interaksi yang dihadirkan juga begitu cair. Bahkan daftar setlist yang sudah disusun sedemikian rupa tak lagi berfungsi sebagai mana mestinya. Terkadang Koes Plus membebaskan penonton meminta lagu yang akan mereka bawakan.

 

Dari lagu Telah Lama, Why Do You Love Me, Kolam Susu, Andaikan, Nusantara 3, Masa Bercinta, Tiba Tiba Kumenangis, Olala, Mawar Bunga, Hidupku Selalu Sepi dibawakan dengan apik demi memanjakan penonton yang datang.

 

Terlebih lagi saat lagu Buat Apa Susah disuguhkan. Kontan penonton bernyanyi kompak bersamaan. Bahkan seorang ibu-ibu asyik begoyang di depan panggung. Penampilan Murry, Yok Koeswoyo dan Yon Koeswoyo pun tak kalah hebatnya. Selama 2 jam mereka menghibur penonton setia.

 

Namun tetap saja, stamina personel yang sudah tua membuat mereka kelelahan saat bermain alat musik. Khususnya Murry yang mulai kelelahan menginjak pedal drum. Itupun tak berlangsung lama. Performa mereka kembali bergairah saat secangkir kopi disuguhkan oleh panitia.

 

Menutup acara, Koes Plus membawakan lagu Kapan-Kapan sebagai suguhan manis mereka yang terakhir. Tentu saja hal itu ditolak penonton dengan harapan mereka mau terus tampil sampai pagi.

 

Mendengar permintaan tersebut, Yok melontarkan candanya. "Kalau sampai pagi nanggap wayang saja," ceplosnya sambil meninggalkan panggung.

 

Sumber: http://musik.kapanlagi.com/berita/penonton-koes-plus-puas-bernostalgia-2433c0.html