Radio Lesmana

E-mail Print PDF

21 Tahun Wafat, Nike Ardilla Ciptakan Tren yang Ditiru Beyonce

 

Nike Ardilla adalah sebuah fenomena tersendiri di Indonesia. Kematiannya menjadi sebuah kebudayaan baru di era pop culture. Semenjak meninggal dunia 19 Maret 1995, tepat nya 21 tahun silam, sinar bintang masih terus terpancar.

Setiap tahun hari wafatnya dan kelahirannya selalu di peringati. Nyaris tak pernah absen, fans setianya berkumpul dan berbondong-bondong memadati museum dan makamnya untuk berziarah serta memanjatkan doa kepada sang idola.

Nike Ardilla yang lahir di Bandung, 27 Desember 1975, merilis album debutnya, Seberkas Sinar pada Oktober 1989. Album ini langsung menjadi album nomor 1 pada akhir 1989 hingga awal 1990.

Album yang terjual lebih dari 1 juta copy ini bahkan dirilis ulang dalam bentuk visual album sekitar pertengahan tahun 1990. Yap! Istilah visual album mungkin baru terdengar ketika Beyonce Knowles merilis album visualnya (berjudul Beyonce) sekitar tahun 2013, di mana semua single divisualkan dalam bentuk video musik.

Tapi ternyata Nike Ardilla telah melakukan hal tersebut lebih dulu 23 tahun sebelumnya di album Seberkas Sinar. Keren banget kan?

Nike pun merilis album kedua yang berjudul Bintang Kehidupan. Sama seperti album pertama, album ini pun laris manis dan mendapatkan anugerah best selling album 1990. Bintang Kehidupan sukses terjual sekitar 6 juta copy.

Sebelum meninggal karena kecelakaan mobil, Nike sempat merilis albumSandiwara Cinta, di tahun 1995. Album tersebut menjadi album dengan omset terlaris sepanjang tahun 1995. Legend!

Sumber: http://musik.kapanlagi.com/berita/21-tahun-wafat-nike-ardilla-ciptakan-tren-yang-ditiru-beyonce-fbd939.html